Kisah Cinta George HW Bush dan Istrinya, Barbara


Kepulangan Geroge HW Bush tengah mengantarkan dirinya lebih dekat dengan sisi istrinya, Barbara Bush. Tepatnya di tanggal 30 November 2018 kemarin, mantan Presiden Amerika Serikat (AS) ini menghembuskan nafas terakhirnya. Dilansir dari berbagai macam sumber, sampai dengan saat ini belum ada kepastian yang menyebabkan kematian Bush senior. Namun apabila melihat kondisi Bush senior ini belakangan, George HW Bush memang dikabarkan memiliki kondisi kesehatan yang buruk. Hal tersebut dibuktikan ketika dirinya terkena penyakit Parkinson. Selain karena melihat kondisi kesehatan Bush senior yang sudah cukup buruk, ada juga yang menuturkan alasan lain mengapa kondisi kesehatan memburuk yaitu karena peristiwa meninggalnya istrinya, Barbara di bulan April 2018. Seperti yang diketahui juga, di saat-saat terakhir Barbara, Bush senior memegang tangannya sepanjang hari sampai meninggal di rumah mereka di Houston.

Baik George maupun Barbara memang meninggalkan warisan abadi berkat politik yang mereka geluti selama beberapa dekade belakangan. Apabila melihat hubungan kedua orang ini, Goerge dan Barbara memang menjadi satu pasangan yang selalu mendukung satu sama lainnya. Dukungan pasangan ini tentu sudah melewati masa-masa indah dan susah, baik dalam kehidupan politik atau pun kondisi pribadi. Dilansir dari beberapa sumber, sebelum kematian menjemput Barbara, ibu dari Bush junior ini pernah berucap “saya masih mencintai pria (George HW Bush) yang saya nikahi 72 tahun lalu”. Tidak lama setelah kematian istrinya ini, Bush senior kemudian mengeluarkan pernyataan singkat tentang kematian Barbara dan memberi penghormatan terakhir. George HW Bush yang diketahui jarang menangis pada akhirnya luluh karena putranya, Jeb Bush membacakan satu persatu surat cinta yang ditulisnya (Bush senior) kepada Barbara.

Berkat kestiaan Bush, Barbara adalah sosok wanita yang selalu mendukung karir politiknya hingga masuk ke dalam jajaran Partai Republik. Setelah masuk ke dalam jajaran partai Republik, Bush senior kemudian menjadi wakil presidan bersama presiden Ronald Reagan. Setelah menjadi wakil presiden, George HW Bush kemudian menjadi presiden. Walau dikatakan sebagai orang terdekat Bush, Barbara menyetujui apabila dirinya tidak memengaruhi adanya keputusan politik yang dilakukan oleh George HW Bush. Namun dalam otobiografinya di tahun 1994, Barbara diceritakan tidak setuju dengan Bush, suaminya mengenai dua masalah pokok, yaitu persoalan mendukung aborsi yang dilegalkan dan penjualan senjata seru ke masyrakat sipil. Dilansir dari beberapa sumber, Bush dan Barbara juga pernah dirawat dalam satu rumah sakit yang sama, yaitu di Houston. George HW Bush diriwiyatkan menderita pneumonia sementara Barbara Rush diriwayatkan menderita Bronkitis. Karena riwayat yang dimiliki Barbara ini, wanita atau istri Bush senior ini terenggut nyawanya karena penyakit yang diderita, yaitu Bronkitis.

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!